Formulasi Jagung Hibrida (Zea Mays L.) Dan Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) Pada Pembuatan Susu Jagung

Muh Arsyad, Maryam Hulinggi

Sari


Abstrak
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh proporsi jagung hibrida dan jagung manis pada pembuatan susu jagung dan mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap susu jagung dengan formulasi jagung hibrida dan jagung manis. Penelitian ini meliputi 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Formulasi jagung hibrida dan jagung manis yaitu 200g jagung hibrida dan 800g jagung manis, 400g jagung hibrida dan 600g jagung manis, 600g jagung hibrida dan 400g jagung manis, 800g jagung hibrida dan 200g jagung manis. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar gula, viskositas, dan uji organoleptik terhadap rasa, warna, aroma, dan kekentalan susu jagung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar air dan kadar gula susu semakin meningkat dengan bertambahnya formulasi jagung hibrida dan jagung manis pada susu jagung. Viskositas semakin menurun dengan bertambahnya formulasi jagung hibrida dan jagung manis. Uji kesukaan terhadap warna dan kekentalan diperoleh susu jagung yang lebih disukai pada perlakuan A1 dengan formulasi jagung hibrida 400 g dan jagung manis 600 g, sedangkan tingkat kesukaan terhadap rasa dan aroma diperoleh susu jagung yang lebih disukai pada perlakuan A2 dengan formulasi jagung hibrida 600g dan jagung manis 400g.
Kata kunci : susu jagung, jagung manis, jagung hibrida

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andarwulan N, Kusnandar F, Herawati D. 2011. Analisis pangan. Jakarta (ID): Dian Rakyat.

Astawan, M,. S. Koswara dan F. Herdiani. 2014. Pemanfaatan Rumput Laut (Eucheuma cotonii) untuk Meningkatkan Kadar Iodium dan Serat Pangan Fruit leather dan Dodol. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, 2014. Produksi Tanaman Jagung. Pohuwato.

Iskandar, D. 2008. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung Manis dan jagung hibrida. Jurnal Sains dan Teknologi IPTEK. Universitas Sumatera Utara.

Palungkun R, Tim Penulis PS. 1995. Sweet Corn Baby Corn. PT. Penebar Swadaya. Depok.

Satiarini, B. (2006). Kajian Produksi dan Profitabilitas Pembuatan Susu Jagung. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Skripsi.

Siregar, G.S. 2009. Analisis Respon Penawaran Komoditas Jagung dalam RangkaMencapai Swasembada Jagung di Indonesia. Skripsi S-1 Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Soekarto, S.T. 1985. Penilaian Organoleptik.Bharata Karya Aksara. Jakarta.

Soewarno TS. 1985. Penilaian Organoleptik Untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Bharatara Karya Aksara. Jakarta

Suarni dan S. Widowati. (2002). Struktur, Komposisi, dan Nutrisi Jagung. http://balitsereal.litbang.deptan.go.id/ind/images/stories/tiganol.pdf. Diakses pada 28 Oktober 2016

Sudarmadji, S., B. Haryono, dan Suhardi, 1989. Prosedur Analisa Untuk Bahan Utama, Jakarta.

Supriyanto, 2006. Teknologi Pengolahan Jagung. Makalah Seminar. Jakarta. http://www.pengolahan susu jagung.com.Diakses pada 27 Oktober 2016

Syamsir. 2008. Pembuatan susu jagung. Departemen Ilmu dan Tekhnologi Pangan.

Wahyudi,Johan. 2005. JagungManisBoleh untuk Diabetes.http://www.iptek.net.id.Diakses pada 29 Oktober 2016

Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan danGizi. Gramedia Pustaka Utama.Jakarta.

Winarno, F.G., 2008.Kimia Pangan danGizi. Gramedia Pustaka Utama.Jakarta




DOI: http://dx.doi.org/10.30605/perbal.v7i3.1414

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 62 times
PDF - 96 times