Uji Beberapa Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Tanaman Kakao (Theobroma Cacao.L)

Nining Triani Thamrin, Rahman Hairuddin, Andi Hasrianti

Sari


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dan dosis ekstrak bawang merah yang efektif terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman kakao. Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Agroteknologi Universitas Cokroaminoto Palopo, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2019, dengan mengunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri atas 3 sampel tanaman sehingga terdapat 45 unit sampel tanaman. P0: Tanpa perlakuan (kontrol), P1: Ekstrak bawang merah 100 ml/l, P2: Ekstrak bawang merah 200 ml/l, P3: Ekstrak bawang merah 300 ml/l, dan P4: Ekstrak bawang merah 400 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu kosnentrasi yang berpengaruh sangat nyata yakni hari muncul tunas dengan konsentrasi 100 ml/l (P1) sedangkan yang tidak memberikan pengaruh nyata yaitu parameter panjang tunas. Hari muncul tunas tercepat yakni pada konsentrasi P1 dengan rata-rata 7,17 hari dan panjang tunas terbaik yaitu pada konsetrasi P3 dengan rata-rata 13,65cm.
Kata kunci : ekstrak bawang merah, entres, kakao.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Berlian dan Rahayu, E. 2009. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Marfirani. 2014. Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Filtrat Umbi Bawang Merah dan Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Melati “Rato Ebu”. Lentera Bio 3 (1): 73–76. Diakses 10 Oktober 2019.

Krisantini, Benny O dan Tija. 2011. Panduan Penggunaan dan Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Pada Tanaman Hias.Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Kusumo, S. 2000. Zat Pengatur Tumbuh Auksin. Jakarta: Yasaguna.

Prawoto, A. A. 2008. Perbanyakan Tanaman Kakao Manajemen Agrobisnis dari Hulu hingga Hilir. Jakarta: Swadaya.

Pendas. 2013. Budidaya Tanaman Kakao. Bogor. Diakses 05 Oktober 2018.

Siswanto, U. 2004. Penggunaan Auksin dan Sitokinin Alami Pada Pertumbuhan Bibit Lada. Vol. 3 No. 2. Diakses 19 Oktober 2018.

Sasmitamihardja, D. 1996. Fisiologi Tumbuhan. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Wattimena, G.A. 2000. Diktat Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Laboraturum Kultur Jaringan Tanaman. Bogor: Institut Pertanian Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.30605/perbal.v7i3.1418

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Article Metrics

Sari view : 99 times
PDF - 97 times